Berdiri Hampir 100 Tahun, Perusahaan Jamu Akhirnya Bangkrut

loading...

Kalau bicara siapa legendanya Jamu Indonesia, kalian pasti tahu merk Jamu Nyonya Meneer yang telah berdiri hampir seabad lamanya, berdiri sejak tahun 1919  sampai tahun 2017 . Pada akhirnya 3 Agustus 2017 kemarin Jamu Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh PN Semarang dalam putusan pembatalan perdamaian antara perusahaan dan kreditur, bisa di bilang  pengajuan tambahan waktu hutang yang di serahkan oleh perusahaan di tolak.

Perusahaan Nyonya Meneer mempunyai hutang terhadap kreditur asal Sukaharjo, yang kemarin melakukan gugatan, karena perusahaan Nyonya Meneer terbukti tidak sanggup untuk membaya, maka PN Semarang menyatakan perusahaan ini telah pailit.

Masalah ini di karenakan hutang yang terjadi pada tahun 2015. Pada 8 Juni 2015 Nyonya Meneer mengajukan perdaiman pembayaran hutang dengan beberapa kreditur dan di nyatakan sah oleh Hakim Pengadilan Niaga Semarang.

Pihak kreditur kembali menggugatnya, karena hutang jatuh tempo yang di ajukan pada tahun 2015, Dalam perjanjian, Nyonya Meneer tidak menyelesaikan  Pembayaran hutang yang telah di ajukan sesuai proposal. Pihak kreditur hanya menerima Rp. 118 juta dari jumlah yang harus di bayarkan yaitu Rp. 7,05 Miliar.

Setelah pailit beberapa kreditur segara melakukan rapat dengan pihak Nyonya Meneer, untuk menyelesaikan perhitungan hutang yang harus di bayarkan, hal ini di lakukan untuk mencocokan piutang, rapat berlangsung di ruang sidang tempat utama PN Semarang.

Dalam perkara ini, pihak kreditur yang belum tercatat untuk segera melapor atau mendaftar hingga 21 Agustus 2017 sampai jam 4 sore. Hingga saat ini sudah ada beberapa kreditur yang telah mendaftar, antara lain 18 karyawan Taman Jamu, PT. JNE, dan kreditur asal Sukoharjo.

Nyonya meneer harus di nyatakan pailit, ini berbanding terbalik dengan pesaingnya yang sama-sama memproduksi jamu, sekarang pesaingnya yaitu perusahaan Sido Muncul semakin melebarkan sayap ke luar negeri dengan melakukan beberapa ekspansi, dengan tujuan ke beberapa negara antara lain Malaysia, Brunei, Singapura dan Hongkong.

Tapi masih ada harapan untuk mengembalikan kejayaan Jamu Nyonya Meneer, Pengusaha yang bernama Rachmat Ghobel ingin menyelamatkan perusahaan tersebut, hal ini terungkap setelah adanya kabar dari ketua umum gabungan pengusaha jamu dan obat tradisional.
loading...
Share:

Artikel Lainnya

Memuat...

Blog Archive