Heboh Razia Kendaraan di Jalan Desa Purwodadi, Ternyata Pernah Terjadi di Kota Lain



Masih heboh razia kendaraan yang di lakukan Polantas di Jalan desa Kota Purwodadi, pasalnya dari video yang beredar banyak warga yang melayangkan protes terhadap apa yang di lakukan oleh polisi tersebut. Ternyata razia kendaraan yang terjadi di Purwodadi juga pernah terjadi di Subang, Jawa Barat, dari berita yang telah beredar kedua razia tersebut sama-sama di lakukan pada jalan pedesaan.

Jika yang terjadi di Purwodadi sempat di rekam menggunakan kamera smartphone, di Subang hanya beredar foto-foto yang menunjukan kedua polisi sedang melakukan penilangan. Foto yang kemudian di upload kemedia sosial itu sontak menjadi viral, lantaran kelakuan polisi tersebut yang melakukan penilangan di sekitar jalan tikungan sempit, di area desa.

Polisi yang melakukan penilangan juga sama hanya berjumlah dua orang anggota, apalagi di foto tidak tampak papan pemberitahuan razia kendaraan sebagaimana mestinya. Atas viralnya foto tersebut Polda Jawa Barat, langsung bertindak mencari identitas dari mereka.

Seperti yang dilansir dari merdeka.com Kombes Pol  Sulistyo Pudjo Hartono, jika polantas melakukan razia seperti itu, tentu menyalahi aturan. Seperti yang di ungkapkan polantas yang berada di foto tersebut melakukan razia tidak sesuai tata laksana.

Sulistyo juga mengatakan, "Itu kalau memang razia di jalan perkampungan seperti itu tidak dibenarkan. Kalau razia ya secara bersamaan juga, tidak perorangan seperti itu,"

Alasan tidak di benarkan karena tidak adanya plang pemberitahuan, kalau menurutnya dalam razia yang resmi seharusnya kepolisian memasang papan pemberitahuan.

Dalam video yang beredar kemarahan warga terhadap razia polisi di wilayah Purwodadi, menimbulkan banyak pertanyaan, seolah kedua polantas yang melakukan hal tersebut tidak di benarkan, bahkan ada salah satu warga yang tidak mau melakukan negoisasi damai sampai menantang untuk menuju kantor pusat wilayah Semarang atau Jakarta, bahkan seorang warga yang mengenakan jaket hitam itu sempat  mengatakan “ini kampung bukan jalan raya, ini hak milik desa pak.” Karena banyak warga yang merasa polantas itu bersalah, kedua orang dari polantas akhirnya menghentikan razia tersebut, dan berputar kembali menuju kantor mereka.
Share:

Menanggapi Razia Polantas di Purwodadi, Apakah di Perbolehkan?

Sempat heboh di daerah Purwodadi atas tindakan Polantas ketika melakukan razia di jalur komplek yang menghubungkan antar desa, pasalnya warga yang tidak terima dengan tindakan tersebut, beramai-ramai memprotesnya, jadi apakah yang di lakukan Polantas itu benar dan di perbolehkan?.
                     
Seperti yang di lansir dari hukumonline.com, ada member yang bertanya “selain tanpa adanya plang dan hanya berjumlah dua orang, apakah Polantas boleh melakukan razia di jalan alternatif, seperti jalan gang perumahan.”

Ternyata dalam keterangan menyebutkan, dalam UU LLAJ yang di maksud jalan adalah sebuah bangunan yang di gunakan untuk fasilitas umum dimana pendirian tersebut berada di atas permukaan tanah/ air, maupun di bawah tanah/air, kecuali rel dan jalan kabel. Singkatnya apapun itu selama di gunakan untuk menempuh ke suatu tempat, yang di gunakan secara umum.

Jadi dari penjelasan singkat diatas, razia yang di lakukan di jalan pedesaan dikatakan sah jika jalan tersebut di maknai sebagai jalan umum. Dalam menyikapi hal ini Polantas sebenarnya sangat berwenang dalam melakukan razia kendaraan bermotor, justru lebih baik melakukan razia di tempat-tempat yang jarang di lakukan operasi, karena di sana banyak sekali terjadi pelanggaran.

Kalau hanya melakukan razia di jalan pedesaan Polantas berwenang, namun sama halnya dengan razia kendaraan bermotor di tempat lain, Polantas juga harus membuat yang namanya plang penanda adanya razia motor di tempat tersebut, yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat razia, dan juga perlu adanya surat tugas dari pihak Polantas, supaya yang mereka lakukan memiliki bukti dari atasan secara langsung.

Menanggapi apa yang terjadi di Purwodadi, atas kemarahan warga karena tidak terima ada dua orang Polantas yang melakukan razia di jalan desa, kalian bisa menilai sendiri apakah Polantas yang melakukan razia tersbut, sudah memenuhi kebijakan dalam melakukan razia kendaraan bermotor.

Di dalam video yang beredar di willayah Kab. Grobogan, Polantas yang berjumlah dua orang, sedang melakukan razia di jalan desa, warga yang tidak terima, melayangkan protes kepada mereka, karena menurut salah seorang warga jalan tersebut adalah jalan desa, jadi Polantas tidak berhak melakukan operasi di wilayah tersebut.

Share:

Viral, Warga Marah Pada Polisi Yang Melakukan Razia di Purwodadi Grobogan



Telah beredar video yang menunjukan kerumunan warga yang sedang memarahi polisi, kejadian tersebut sempat di rekam dan di sebar melalui media sosial Facebook, sekarang kejadian itu menjadi heboh khususnya bagi warga Grobogan.

Sepertinya kejadian itu baru saja terjadi karena video mulai tersebar pada tanggal 12 Desember 2017, di dalam video tersebut terlihat dua orang polisi yang sedang di kerumuni oleh beberapa warga sekitar, dari seberang jalan seseorang mencoba untuk mengambil gambar dengan merekamnya, terlihat disana beberapa warga seolah marah pada kedua polisi tersebut bahkan sampai ada yang membentak-bentak.

Jika di lihat dari rekamannya para warga memprotes atas apa yang di lakukan oleh kedua polisi tersebut, lantaran polisi itu melakukan operasi kendaraan di jalur desa, tepat nya di Gang Sanggrahan Getasrejo. Salah seorang warga terlihat marah dan menentang apa yang di lakukan polisi tersebut, dalam pembicaraannya warga yang marah tadi berani dan bersiap jika polisi ingin membawanya kekantor, bahkan di dalam pembicaraan tersebut pria yang memakai jaket kulit berwarna hitam itu mengajak untuk ke kantor pusat Semarang ataupun ke Jakarta, dia juga mengatakan untuk supaya melakukan operasi di jalan raya saja jangan sampai di jalan kampung.
Pria bejaket kulit itu mengatakan “ ini kampung bukan jalan raya, ini hak milik desa pak” , seorang polisi mencoba menasehatinya untuk menyelesaikan dan menyuarakan protes di kantor, tapi pria itu menjawab “ jangan disana-sana, ayo di Jakarta saja.” Semakin lama warga yang ingin melintas ikut berhenti dan mencoba melihat apa yang sedang terjadi, warga yang tadinya diam malah ikut memprotes polisi tersebut.

Karena banyaknya warga yang memprotes, kedua polisi tersebut mengambil inisiatif untuk berdamai, dengan cara meninggalkan dan memberhentikan operasi di tempat tersebut. Meskipun polisi ingin mencoba pergi,warga yang tidak terima masih saja melayangkan ucapan protes kepada mereka.
Hingga saat ini belum ada kepastian dari kedua belah pihak, apakah benar polisi tersebut sedang melakukan operasi jalan di wilayah desa, karena kalau di lihat dalam videonya, saat itu polisi hendak pergi meninggalkan tempat, lantas mereka putar balik menuju jalan raya, sedangkan jalur  yang di gunakan untuk operasi itu menuju ke arah pedesaan dalam.
Share:

Penemuan 9 Ekor Katak Super Besar atau Katak Raksasa di Sulawesi



Warga Enrekang Sulawesi Seletan di kejutkan atas penemuan 9 ekor katak raksasa, katak-katak tersebut di temukan oleh salah satu warga di kebun salak, ketika dia sedang melakukan pengawasan.

Dari ulasan warga, memang di Desa Buntu terdapat banyak katak yang memiliki ukuran super besar, ini bukan pertama kalinya warga menemukan katak dengan berat yang hampir sama, tapi penemuan tersebut lantas menggegerkan warga sekitar, karena memang penemuan ini sangat jarang terjadi lantaran sedikitnya jumlah katak tersebut, apalagi yang di temukan sekarang berjumlah 9 ekor.

Setelah di timbang ternyata berat katak tersebut mencapai 1,5 kg, atau sebesar ayam, bukan cuma ukuran yang bikin mereka kagum namun dari umur nya, katak yang di temukan terbilang cukup tua yaitu sekitar 5 tahun lebih. Dosen Biologi dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Makassar, Muh Rizaldi menjelaskan penemuan tersebut tidak di sengaja, lantaran temannya yang saat itu sedang mengecek kebun, pada malam hari, tiba-tiba di kejutkan kemunculan 9 ekor katak ini.

Jenis dari katak tersebut masih belum bisa di pastikan, namun beberapa pakar menyebut bahwa katak yang di temukan warga Enrekang merupakan keluarga dari spesies Limnonectes Grunniens, akan tetapi kebanyakan jenisnya hanya memiliki ukuran yang kecil. Untuk wilayah penyebarannya terdapat di Sulawesi, Maluku dan Papua.

Sebenarnya warga sudah mengetahui keberadaan katak tersebut, namun mereka memutuskan untuk melindunginya, karena hingga saat ini katak dari Desa Buntu tersebut mengalami penurunan jumlah dan hampir punah, di karenakan hilangnya habitat mereka, atau perburuan manusia di tambah dengan siklus berkembang biak dari hewan ini, lantaran dari 1000 telur, hanya beberapa ekor yang bisa mencapai ukuran jumbo. Warga sering melihat katak-katak ini bergerombol di hilir sungai Desa Buntu, karena mungkin disana adalah tempat favorit bagi katak.

Katak dari Enrekang ini ternyata bisa di konsumsi, dulu warga sering memburunya untuk di makan, tapi sekarang mereka mulai meninggalkan kebiasaan tersebut, penduduk desa sepakat untuk melindungi dan tidak memburunya lagi.
Share:

6 Spesies Katak Raksasa, Salah Satunya dari Sulawesi



Kalau di Indonesia kebanyakan katak memang berukuran kecil, itu katak yang biasa kita lihat di persawahan, namun kalau kita berbicara katak raksasa yang memiliki ukuran jumbo, didunia ini ada beberapa spesies yang memang menggelikan, bahkan katak tersebut bisa kita temukan di daerah Sulawesi, Maluku dan Papua, namun untuk jumlah dari katak raksasa di perkirakan hanya sedikit yang ada di Indonesia. Inilah 7 daftar spesies katak raksasa yang ada didunia, mari kita simak bersama ulasan berikut ini.

1. Goliath Frog


Penamaan katak itu sendiri di ambil dari nama goliath dalam kisah daud dan sang raksasa goliath, namun sayang katak yang berasal dari Afrika ini menjadi satu-satunya spesies katak terbesar saat ini. Katak goliath merupakan katak Karnivora, tapi terkadang juga memakan dedaunan. Memiliki ukuran 33 cm dengan berat 3 kilo gram, menjadikan katak jenis goliath yang terbesar di antara katak yang lain.

2. Devil Frog (katak setan)


Sebenarnya jika dibandingkan ukurannya, devil frog memiliki ukuran terbesar bahkan goliath frog masih kalah sama katak ini, untuk ukurannya devil frog mencapai 42 cm dengan berat 4,8 kg atau kalau di bandingkan dengan hewan lain, katak ini setara dengan anjing. Namun devil frog hanya hidup di antara 60-70 tahun yang lalu dan sekarang ini sudah punah, banyak ilmuan yang berharap devil frog masih hidup dan berkembang, karena katak ini merupakan spesies yang penting untuk mengungkap sejarah.

3. African Bulllfrog

Tidak lengkap rasanya jika katak ini tidak di ikutkan dalam list katak terbesar di dunia, kalau kalian sering melihat gambar atau mencari refrensi tentang katak raksasa, yang pertama kali muncul adalah African Bullfrog.  Jika di ukur panjang dari kepala dampai bawah, african bullfrog memiliki panjang 23 cm dengan berat 2 kg, berat dari katak ini ditentukan dari kelaminnya, pejantan african bullfrog lebih berat daripada betina.
4. American Bullfrog

Sebenarnya american bullfrog masih satu spesies dengan african bullfrog, yang membedakannya adalah american bullfrog memiliki warna yang lebih gelap daripada african bullfrog. Kalau soal makanan keduanya sama, pemakan segalanya, bahkan tikus dan ular pun kadang jadi santapan bagi mereka, oleh karena itu kedua katak ini di nobatkan sebagai katak terakus yang pernah ada. Untuk ukuran tak berbeda jauh karena american bullfrog memiliki panjang 21 cm dengan berat 1.7 kg, namun antara berat betina kadang bisa lebih besar dari pejantanya.

5. Kodok Buduk Beracun (Cane Toad)

Kodok dengan katak itu berbeda lho, jika kita biasa melihat katak melompat dan memanjat, kodok tidak akan bisa melakukan semua itu, karena pada dasarnya katak memiliki kaki yang panjang dan fleksibel sedangkan kodok memiliki kaki yang pendek. Kodok juga memiliki racun pada kulitnya, jadi hati-hati jangan asal sentuh jika belum tahu jenis kodok apa, dengan racun tersebut membuat kodok ditakuti banyak predator, termasuk manusia, sebenarnya kodok mengeluarkan racun dari pori-pori bagian atas bahu, mata dan bokongnya. Kodok biasanya memiliki ukuran 10-15 cm, namun pernah di temukan untuk pertama kalinya berukuran 24 cm.

6. Katak raksasa Enrekang Sulawesi


Ini salah satu katak yang ada di negeri kita, sebenarnya disana  warga sering menemukan katak berukuran jumbo namun hanya kali ini ada katak yang memiliki umur tua dengan berat 1,5 kilogram, habitat asli katak ini adalah di Sulawesi, Maluku dan Papua. Namun dengan proses berkembang biaknya yang sedikit di tambah dengan berkurangnya hutan, membuat katak ini terancam punah, dalam setahun katak ini hanya bertelur sekitar 1000 butir, itupun yang bisa bertahan hidu tak mencapai ratusan.
Share:

Pohon Terbesar di Dunia



Kebanyakan dari pohon sangat sulit untuk mencapai ukuran besar, selain dari kondisi alam, juga dari perbuatan manusia yang sering menebang pohon tanpa batas, meskipun mereka sadar hal itu akan merusak lingkungan. Kalau di Indonesia jelas ada undang-undang yang melarang, menebang pohon secara Ilegal, namun hingga saat ini masih ada orang-orang tak bertanggung jawab yang melakukannya.

Dibalik kesulitan yang di alami pohon, ternyata di dunia ini masih ada pohon yang mempunyai ukuran besar, bahkan pohon-pohon tersebut salah satunya menjadi pohon tertua di dunia. Apakah di negara kita juga ada?, yuk kita simak fakta mencengankan berikut, 6 pohon yang bisa mencapai ukuran terbesar di dunia hingga saat ini.

General Sherman

General Sherman merupakan jenis dari pohon Sequoia raksasa, pohon ini sangat besar bahkan ukuran kelilingnya mencapai 1.487 m2, meskipun telah beberapa kali mengalami masa kesulitan seperti kebakaran hutan, iklim yang berubah dan banyaknya populasi manusia, pohon ini sanggup bertahan dan mencapai usia sekitar 2300 sampai 2700 tahun. Jika kalian penasaran dengan pohon ini datanglah ke California Giant Forest of Sequoia National Park, pohonnya masih berdiri tegak disana.

Eucalyptus Regnans
Pohon yang satu ini sering di sebut dengan nama Giant Ash, Mountain Ash, dan Victorian Ash, merupakan jenis dari pohon spesies Eucalyptus. Pohon Jenis Eucalyptus adalah tanaman endemik yang bisa di temukan di wilayah Australia tenggara, termasuk juga di wilayah Tasmania dan Victoria. Ukuran pohon Eucalyptus Regnans sangat mengagumkan, ia menjulang tinggi bagaikan raja dari segala pohon, bahkan pohon disekitarnya yang memiliki ukuran rata-rata besar tidak ada separuh ukuran dari pohon tersebut, iya karena pohon Eucalyptus Regnans memiliki ukuran tinggi mencapai 114 meter dengan volume 391 meter kubik.

Lost Monarch

Lost Monarch merupakan pohon yang ada di California. Diwilayah California bukan Cuma satu pohon saja yang mencapai ukuran besar,  banyak sekali pohon yang ada disana, mungkinkah manusia disana jarang menebang pohon, kalau memang iya perlu kita contoh untuk SDM negeri kita. Tidak beda jauh dengan pohon sebelumnya, Lost Monarch sendiri memiliki volume mencapai 1.203 meter kubik, merupakan pohon terbesar di jenis Coast Redwood.

Tane Mahuta

Pohon terbesar kali ini datang dari wilayah Selandia baru, yang terletak di Waipoua Forest, merupakan jenis dari pohon kauri raksasa. Bukan hanya besar pohon Tane Mahuta menjadi salah satu pohon tertua, yang memiliki ukuran volume 516 meter kubik dengan perkiraan umur antara 1250 tahun sampai 2500 tahun, masyarakat setempat menamai pohon ini sebagai Lord of The Forest atau penguasa hutan.

Arbol Del Tule

Sejatinya ini adalah pohon cemara biasa, yang berhasil bertahan hingga saat ini, meskipun pohon tersebut berada di pusat kota, seolah pemeritah tidak ingin menghilangkan pohon yang menjadi icon negara tersebut. Pohon arbol del tule berada di negara wilayah Meksiko yaitu negara Oaxaca, konon katanya pengambilan nama negara terinspirasi karena adanya pohon arbol del tule. Ukuran yang dimiliki pohon ini adalah 11,92 meter, dengan volume 750 meter kubik, hingga saat ini umur pohon tersebut adalah 1400 tahun.

Quinault Lake Red Cedar

Merupakan jenis dari pohon Red Cedar dari kawasan barat lebih tepatnya terletak di barat laut pesisir dari Danau Quinalt bagian utara Aberdeen, Washington sekitar beberapa kilo meter setelah samudera pasifik. Sedangkan pohon yang satu ini di nobatkan sebagai pohon dengan ukuran terbesar di antara jenisnya, yang memiliki volume 600 meter kubik, dengan tinggi 55 meter, dan batang pohon tersebut mempuanyai diameter yang mencapai 6 meter.
Share:

Artikel Lainnya

Memuat...