Menanggapi Razia Polantas di Purwodadi, Apakah di Perbolehkan?

Sempat heboh di daerah Purwodadi atas tindakan Polantas ketika melakukan razia di jalur komplek yang menghubungkan antar desa, pasalnya warga yang tidak terima dengan tindakan tersebut, beramai-ramai memprotesnya, jadi apakah yang di lakukan Polantas itu benar dan di perbolehkan?.
                     
Seperti yang di lansir dari hukumonline.com, ada member yang bertanya “selain tanpa adanya plang dan hanya berjumlah dua orang, apakah Polantas boleh melakukan razia di jalan alternatif, seperti jalan gang perumahan.”

Ternyata dalam keterangan menyebutkan, dalam UU LLAJ yang di maksud jalan adalah sebuah bangunan yang di gunakan untuk fasilitas umum dimana pendirian tersebut berada di atas permukaan tanah/ air, maupun di bawah tanah/air, kecuali rel dan jalan kabel. Singkatnya apapun itu selama di gunakan untuk menempuh ke suatu tempat, yang di gunakan secara umum.

Jadi dari penjelasan singkat diatas, razia yang di lakukan di jalan pedesaan dikatakan sah jika jalan tersebut di maknai sebagai jalan umum. Dalam menyikapi hal ini Polantas sebenarnya sangat berwenang dalam melakukan razia kendaraan bermotor, justru lebih baik melakukan razia di tempat-tempat yang jarang di lakukan operasi, karena di sana banyak sekali terjadi pelanggaran.

Kalau hanya melakukan razia di jalan pedesaan Polantas berwenang, namun sama halnya dengan razia kendaraan bermotor di tempat lain, Polantas juga harus membuat yang namanya plang penanda adanya razia motor di tempat tersebut, yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat razia, dan juga perlu adanya surat tugas dari pihak Polantas, supaya yang mereka lakukan memiliki bukti dari atasan secara langsung.

Menanggapi apa yang terjadi di Purwodadi, atas kemarahan warga karena tidak terima ada dua orang Polantas yang melakukan razia di jalan desa, kalian bisa menilai sendiri apakah Polantas yang melakukan razia tersbut, sudah memenuhi kebijakan dalam melakukan razia kendaraan bermotor.

Di dalam video yang beredar di willayah Kab. Grobogan, Polantas yang berjumlah dua orang, sedang melakukan razia di jalan desa, warga yang tidak terima, melayangkan protes kepada mereka, karena menurut salah seorang warga jalan tersebut adalah jalan desa, jadi Polantas tidak berhak melakukan operasi di wilayah tersebut.

Tunggu