Serangga Yang Bisa di Makan Selain Belalang

loading...
Kamu pernah memakan belalang goreng, gimana rasanya, kalau kata kebanyakan orang sih rasanya enak. Belalang merupakan serangga yang paling umum di konsumsi orang Indonesia, mungkin karena belalang merupakan serangga yang paling mudah di temukan, untuk penyajian pastinya belalang tersebut akan di goreng. Namun apakah kamu tahu selain belalang masih banyak lagi lho serangga yang sering di makan oleh orang Indonesia, mungkin kamu belum pernah lihat, karena serangga tersebut hanya ada pada musim tertentu saja, berikut ini adalah serangga yang bisa di makan.

Laron merupakan perwujudan dari rayap
Laron merupakan serangga yang hanya muncul pada musim hujan saja, serangga tersebut keluar untuk mencari pasangan, sehingga setelah mendapat pasangan laron akan melepaskan sayapnya, lalu kemmbali menjadi rayap biasa dan membuat sarang baru. Kalau musim dimana laron muncul, para penggemar laron akan menjebaknya dengan wadah yang berisikan air, wadah tersebut di taruh di bawah lampu, sehingga laron yang berterbangan di sekitar lampu akan jatuh kedalam wadah tersebut, setelah terkumpul banyak laron akan di jadikan makanan, biasanya akan menjadi peyek goreng.

Jangkrik juga bisa di makan
Musim penghujan juga murupakan musimnya para jangkrik, karena di musim ini jangkrik sangat banyak jumlahnya, jika di pedesaan musim penghujan merupakan masa dimana banyak orang yang berburu jangkrik. Selain untuk di pelihara atau pakan ternak, jangkrik ternyata bisa di makan layaknya belalang, jadi jangkrik akan di buru untuk di goreng, praktik memakan jangkrik masih jarang di lakukan, oleh karena itu banyak orang yang tidak suka dengan makanan ini.

Anjing tanah atau serangga orong-orong
Sebenarnya anjing tanah merupakan hama tanaman padi, pada musim hujan serangga ini melimpah ruwah, dimana ketika kamu menggali tanah sudah dipastikan kamu akan menemukan serangga ini. Kebanyakan anjing tanah itu menghuni persawahan yang berada di dekat sungai, dimana di area tersebut banyak sekali terdapat genangan air. Pemandangan anak yang mencari serangga ini cukup lumrah, mereka biasa akan mengikuti di belakang pembajak sawah sambil menangkapi satu persatu anjing tanah, dalam satu petak sawah itu setidaknya bisa menemukan sekitar satu sampai dua botol anjing tanah.

Kepompong ulat jati
Ulat jati biasanya akan muncul pada awal musim hujan, kemunculannya sangat banyak bahkan satu hutan pohon jati akan habis menjadi santapan mereka. Ukuran dari ulat jati memang cukup kecil di banding dengan ulat lainnya, namun dengan jumlah yang sangat banyak, ulat jati bisa di kumpulkan sebanding dengan satu kilo beras. Ketika sudah menjadi kepompong ulat jati akan bersembunyi di tanah di bawah daun atau bebatuan, mereka yang sering mencari kepompong ulat jati bisa mendapat banyak dalam sehari saja, kebanyakan kepompong tersebut akan di goreng. 
loading...
Share:

Artikel Lainnya

Memuat...