Kisah Penderita Phobia Sosial : Mimpiku yang Harus Hilang

loading...

Penderita phobia sosial
Waktu telah lama berlalu, tapi penderitaan ini tidak pernah hilang, seolah semuanya telah menjadi bagian dari diriku, aku selalu menginginkan masa dimana aku bisa berkomunikasi layaknya manusia normal, namun kenyataannya semua itu hanya sebuah hayalan.

Mimpiku yang selama ini membuat diriku tetap bertahan, mimpi itu yang selalu aku ucapkan ketika aku mengalami depresi dalam melawan penderitaan ini, banyak yang menganggap mimpiku adalah sebuah mimpi yang tidak mungkin tercapai, apalagi bagi diriku yang mengalami phobia sosial.

Aku teringat dulu waktu aku masih SD, aku merupakan anak yang aktif, aku selalu menginginkan posisi paling depan, ketika guru menunjuk murid untuk menjadi ketua kelas, aku lah murid pertama yang akan mengangkat tangan, semua guru selalu percaya pada diriku karena aku merupakan murid yang pintar, mereka menganggap kelak aku akan menjadi anak yang sukses.

Tapi setelah sekian lama nasib baik tidak berpihak kepadaku, sekarang aku hanya bisa pasrah menikmati hidupku yang penuh ketakutan.

Aku masih ingat semua penderitaan ini merupakan sebuah kesalahan yang di lakukan oleh orang tuaku, kesalahan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, namun berakibat fatal dalam kehidupanku.

Penderita Phobia sosial
Hidupku sekarang mirip sebuah patung yang tidak bergerak, memiliki nyawa namun tidak bisa beripikir, kebanyakan orang menganggap aku aneh, karena aku sering terlihat berdiam diri di dalam kamar.

Mereka yang tidak tahu tentang penderitaan ini, mungkin akan menganggap diriku terlalu berlebihan, hanya karena sebuah masalah kecil hidupku bisa hancur berantakan.

Dari dulu aku berupaya menyembuhkan penyakit ini, setiap hari aku mencoba untuk berkomunikasi dengan beberapa orang, mungkin dengan begitu aku bisa sembuh, karena sejatinya manusia di ciptakan untuk bersosial.

Aku sering bercerita tentang awal penderitaan ini, kebanyakan dari mereka mendukungku karena memang pada dasarnya apa yang di lakukan oleh orang tuaku tidak bisa di benarkan.

Penderita phobia sosial
Orang tua selalu menginginkan anaknya untuk sukses, begitu pula dengan orang tuaku, mereka juga menginginkan aku untuk sukses, tapi apakah didikan seperti itu bisa di benarkan??

Mungkin kalian pernah melihat drama dari Korea, tentang anak yang di paksa orang tuanya untuk menekuni di bidang tertentu, namun anak tersebut tidak menyukainya, kisahnya hampir mirip denganku tapi kondisiku lebih parah, mau percaya atau tidak kisahku lebih tragis.

Aku telah melihat beberapa penderita Phobia Sosial, sebenarnya mereka tidak pernah sembuh namun mereka hanya memaksa untuk melawannya.

Meskipun begitu aku selalu berharap nasib baik bisa berpihak kepadaku, namun dengan bayang-bayang yang pernah di lakukan oleh orang tuaku, aku merasa kecil hati, aku merasa mimpiku masih jauh untuk bisa tercapai.

Penderita phobia sosial
Aku tidak menyalahkan apa yang dilakukan oleh orang tuaku, aku sekarang sudah mulai fokus pada mimpiku, mimpi yang selama ini tertunda karena Phobia Sosial, aku yakin penderitaan seperti ini tidak akan bisa menghalangiku lagi.
loading...
Share:

Artikel Lainnya

Memuat...