Ciri Orang Bodoh Berpolitik, Apakah Kamu Memiliki Ciri Tersebut?

Ternyata di Indonesia masih ada orang yang mengaku dirinya pintar dalam berpolitik namun masih melihat dari sisi dirinya sendiri, mereka cenderung egois dan mempertahankan sesuatu yang mereka anggap benar.


Dunia politik di Indonesia masih sangat kacau, karena dinegara ini masih sering terjadi konflik antar elit politik yang saling menjatuhkan satu sama lain, bukan hanya elit politiknya yang bertarung, masyarakat yang tidak tahu apapun juga ikut menghujat orang lain, dari sanalah muncul beberapa kelompok yang menganggap dirinya pintar dalam berpolitik namun kenyataannya mereka tidak tahu apapun tentang politik.

Untuk itu kamu sebagai masyarakat teladan sebaiknya berpolitiklah dengan benar, pahami terlebih dahulu semua yang kamu baca, dengar, dan  lihat tentang pemerintahan, supaya kamu tidak menjadi orang yang bodoh dalam berpolitik, Jadi berikut adalah ciri-ciri orang yang bodoh berpolitik.

Hanya mengetahui nama dan wajah elit politik

Seringnya para elit politik di sorot oleh media membuat mereka semakin terkenal, oleh karena itu ketika mereka membicarakan sesuatu masyarakat akan menanggapinya dengan serius, bahkan akan terbentuk dua kubu yang mendukungnya dan menolaknya.

Bagi kamu yang mendukung tidak selamanya elit politik yang kamu percayai itu benar dan jika kamu menolaknya tidak selamanya dia itu salah, jadi janganlah kamu membela dan menghujatnya secara berlebihan.

Sebelum menyalahkan seseorang sebaiknya kamu harus memiliki argumen dengan data yang valid, yang terjadi selama ini bukan demikian, masyarakat yang hanya tahu sebatas nama dan wajah elit politik tersebut akan langsung menghujatnya, padahal mereka tidak tahu apapun tentang pemerintahan, mereka yang menolak hanya mengungkapkan pemikirannya tanpa argumen yang jelas.

Merasa paling benar

Pernah dengar omongan dari elit politik yang tidak kamu suka?, jika iya pastinya kamu akan menganggap omongan orang tersebut semuanya salah, disini kamu tidak mempertimbangkan sama sekali pemikiran mereka, tapi kamu hanya mengutamakan pemikiranmu yang belum tentu benar, kalaupun pemikiranmu benar alasan yang kamu buat itu masih jauh dari kebenaran.

Memihak sebelah

Keberpihakan akan membuatmu buta pada kebenaran, jadi apapun yang di lakukan oleh lawan politikmu selamanya akan terlihat salah, kamu boleh saja memihak pada kubu tertentu tapi jangan pernah membenarkan semua yang di lakukan oleh kubu yang kamu ikuti, dalam berpolitik sebaiknya kamu jangan menyalahkan orang karena benci dan membenarkan orang karena suka, salahkan jika mereka salah dan benarkan jika mereka benar.

Mendewakan orang yang mereka suka

Hampir sama dengan memihak sebelah tapi ini cenderung lebih mengarah ketidak pedulian pada kenyataan, mereka yang memiliki ciri ini akan selalu membenarkan orang yang mereka sukai meskipun orang tersebut melakukan kesalahan, mereka seolah tidak peduli pada data, jika menurut mereka orang itu benar selamanya dia akan benar.mj
Tunggu