Kenapa Kalian Jangan Pernah Bandingkan Orang Indonesia Dengan Orang Jepang?

Negara Jepang merupakan negara yang sangat unik, disana kamu bisa menemukan sesuatu yang tidak pernah kamu temukan di negara lain, banyak sekali yang mengatakan kalau di Jepang itu merupakan surganya wisata dan neraka untuk orang yang tidak taat aturan, bagi orang Indonesia itu merupakan hal yang sangat merepotkan.

Lantas apakah orang Indonesia salah jika tidak bisa meniru kebiasaan orang Jepang?, sebenarnya kita tidak bisa menyalahkan karena memang gaya hidup kita berbeda dengan mereka, terus apa yang membuat berbeda dan kenapa kamu jangan pernah membandingkannya?, berikut adalah perbedaan Orang Indonesia dan Orang Jepang.

Ideologi yang di gunakan


Orang Indonesia sendiri percaya dan menjunjung tinggi asas kekeluargaan, misalnya jika kamu pergi ke tempat lain, selama masih di Indonesia kamu akan di sambut ramah oleh warga sekitar, bahkan kamu bisa bergaul dengan mudah layaknya sebuah keluarga, jika kamu dalam kondisi tersesat biasanya mereka akan menyuruh untuk istirahat terlebih dahulu di rumah atau di tempat peristirahatan.

Orang Jepang itu lebih menjunjung tinggi harga diri, seandainya kamu tersesat di Jepang, lalu meminta bantuan kepada warga sekitar, mereka akan membantu sampai masalah itu selesai karena mereka beranggapan membantu adalah sebuah kewajiban, jika dilanggar mereka akan merasa malu, meskipun hampir mirip dengan apa yang di lakukan oleh orang Indonesia, tapi ada perbedaan yang mencolok yaitu mereka akan tetap menganggap kamu sebagai orang asing meskipun kamu orang Jepang asli.

Orang Indonesia terlalu santai


Menikmati hidup adalah pedoman yang di pakai oleh orang Indonesia, mereka tidak menyukai sebuah tuntutan yang bisa mengganggu kenyamanan, makanya sering sekali ada orang Indonesia yang tidak tepat waktu, bagi sebagian orang menganggap hal ini merupakan sebuah tradisi yang tidak baik, begitu pun orang jepang mereka akan kaget jika melihat ini.

Sebenarnya kebiasaan ini tidak begitu mengganggu karena orang Indonesia hanya telat pada sesuatu yang tidak penting, misalnya pertemuan antar teman atau hanya sekedar ingin nongkrong, karena kita sudah seperti keluarga, seandainya ada teman yang telat, itu tidak akan menjadi masalah yang terpenting mereka bisa datang.

jadi jangan samakan dengan orang Jepang yang menganggap telat merupakan sifat dari pemalas dan tidak serius, dengan begitu orang yang tepat waktu akan merasa dirinya di remehkan sedangkan orang yang telat akan merasa dirinya sebagai orang yang paling hina di dunia ini.

Antri yang tidak teratur


Pasti kalian setuju dengan poin yang satu ini, orang Indonesia kalau antri itu tidak bisa teratur, meskipun begitu mereka tidak suka menyerobot antrian, di beberapa kasus jika orang Indonesia antri pasti barisan mereka terlihat kacau, namun nomer urutnya tidak terbalik meskipun tanpa membawa nomer antrian, karena jika sudah di panggil pada antrian selanjutnya orang disana akan sadar dan menunjuk orang yang berhak untuk maju.

Biasanya yang mengalami kesulitan dengan gaya santai orang Indonesia adalah para pedagang, apalagi pedagang dari luar negeri, di negara mereka mungkin terbiasa dengan antri yang teratur, tapi inilah faktanya orang Indonesia yang suka kenyamanan, kalau sudah begini bukan mereka yang harus menyesuaikan tapi pedagang lah yang harus menyesuaikan.

Kenapa hal ini jangan sampai di samakan dengan orang Jepang, disana jika kamu tidak berbaris maka kamu di anggap tidak memiliki keperluan, jadi sah saja jika ada orang yang menerobos barisan, mereka tidak akan berbasa-basi menanyakan tentang keperluanmu, kalau itu orang Indonesia kamu pasti akan di tanya terlebih dahulu dengan kata sapaan "Monggo, Nuwun Sewu atau Permisi," sebenarnya itu untuk memastikan apakah kamu sedang mengantri atau tidak.
Tunggu