10 Ekspor Hasil Pertanian Indonesia Ke Luar Negeri

Hasil tani merupakan sesuatu yang di anggap penting oleh pemerintah, makanya pemerintah sering memberi kebijakan untuk meringankan para petani, namun sampai sekarang masih banyak yang mengeluh karena pemerintah di anggap terlalu ceroboh dalam menjalankan tugasnya, sehingga rakyat Indonesia harus impor beras dari negara lain.


Impor beras merupakan sesuatu yang tidak bisa di selesaikan dengan mudah, apalagi dengan kondisi sekarang dimana pemerintah masih berfokus untuk membangun insfratruktur daerah. Jika dijumlah luas lahan untuk menanam padi di Indonesia adalah 14 juta hektar, sedangkan jumlah penduduknya di tahun 2018 adalah 250 juta, dengan begitu padi yang petani hasilkan masih tidak akan mencukupi penduduk di Indonesia, jika ingin tercukupi setidaknya luas lahan padi mencapai 10% dari jumlah penduduk atau sekitar 25 juta hektar.

Meskipun begitu sebenarnya Indonesia memiliki banyak sekali hasil pertanian yang berhasil di ekspor sampai keluar negeri, kalau kamu ingin tahu berikut adalah daftar hasil pertanian yang diekspor ke luar negeri.

Baca Juga :

8 Buah Indonesia yang Telah Mendunia

10 Keistimewaan Yang Hanya di Rasakan Oleh Petani


#1 Ekspor Teh Indonesia

Teh merupakan salah satu minuman yang paling di gemari oleh orang Indonesia, selain cara membuatnya yang mudah, ternyata teh juga tergolong minuman yang sangat menyehatkan. Sebenarnya Indonesia merupakan negara eksportir teh terbesar di dunia mengalahkan semua negara yang berada di Asia dimana teh merupakan minuman yang sering di konsumsi.

Namun sayangnya meskipun menjadi pengekspor teh terbesar, konsumsi orang Indonesia terhadap teh masih sangat sedikit yaitu 350 gram perkapita (perorang/pertahun), padahal di negara barat konsumsi teh bisa lebih dari 2 kg perorangnya, sedangkan negara pengkonsumsi teh terbesar didunia berada di Kuwait dengan jumlah 2,9 kg.

Jumlah ekspor teh pada tahun 2016 mencapai USD 116,75 juta, sedangkan di tahun 2017 ekspor teh memiliki peningkatan sebesar 1.04% dengan total penjualan USD 117,96 juta, Indonesia sendiri berhasil ekspor teh sebanyak 50.000 sampai 70.000 ton per tahunnya keseluruh dunia.

#2 Ekspor Jagung Indonesia

Meskipun jagung bukan merupakan makanan pokok di negara manapun, namun Indonesia berhasil mengekspornya, pasar terbesar jagung berada di negara Malaysia dimana mereka setidaknya butuh 2 juta ton pertahunnya, sedangkan negara kedua adalah Filipina yang membutuhkan sekitar 1 juta ton jagung pertahunnya.

Perlu diketahui awalnya Indonesia merupakan negara dengan impor jagung terbesar di dunia yang mencapai 3,5 juta ton pertahunnya, namun oleh menteri pertanian akhirnya dilakukan perbaikan pada sistem menanam jagung, baru ditahun 2017 Indonesia bisa bersih dari impor, sampai saat ini penghasil jagung di Indonesia yang terbesar masih berfokus di pulau jawa yaitu sebanyak 40%.

Jumlah ekspor jagung yang ingin dicapai oleh mentan pada tahun 2018 adalah 500.000 ton, sedangkan Indonesia diketahui telah melakukan ekspor sebanyak 200.000 ton ke negara Filipina.

#3 Ekspor Pisang Indonesia

Orang di Indonesia sering menyepelekan buah yang satu ini, padahal pisang merupakan buah yang paling di gemari oleh penduduk dunia, apalagi di beberapa negera tergolong sulit untuk mendapatkan buah pisang, karena di tempat mereka pisang tidak bisa tumbuh dengan mudah seperti di negara Korea dan Jepang.

Menurut menteri pertanian Indonesia merupakan negara pengekpor buah-buahan terbesar didunia, sedangkan pisang memiliki potensi terbesar di antara buah yang lain dengan total ekspor mencapai 85%, tapi untuk ekspornya masih dikuasai oleh lampung dengan total mencapai 17,4 juta ton yang tersebar di 16 negara, diantara negara tersebut adalah Malaysia, China, Iran dan Korea Selatan.

#4 Ekspor Mangga Indonesia

Apa kamu sudah tahu jika mangga dari Indonesia merupakan mangga terbaik di dunia, padahal orang kita sama sekali tidak peduli dengan mangga, bisa dilihat jika musim mangga banyak sekali mangga yang terbuang di jalanan, padahal selain rasanya enak mangga juga merupakan salah satu buah yang paling dicari.

Pulau Jawa merupakan pemasok mangga terbesar di Indonesia, sedangkan Jawa Timur menjadi pemasok terbesarnya yang mencapai 35% dimana varietas yang mereka hasilkan adalah Arum Manis dan Gedong Gincu, meskipun di tahun 2017 Indonesia hanya berhasil ekspor 2,2 juta ton mangga, tapi tidak menampik kemungkinan Indonesia akan berhasil mengekspor lebih banyak lagi karena pasar Australia telah membuka paasarnya untuk Indonesia.

#5 Ekspor Coklat Indonesia

Coklat merupakan makanan favorit didunia, hampir di setiap negara jumlah konsumsi coklat menjadi yang terbesar setelah makanan pokok, apalagi di negera barat yang sering mengkonsumsinya. Setiap tahun jumlah ekspor biji coklat hanya di batasi pada angka 25.000 ton sampai 30.000 ton, itupun hanya sebatas biji dengan kualitas terbaik yang tidak mungkin di produksi oleh perusahaan lokal.

Indonesia merupakan 3 besar negara yang menghasilkan biji kakao atau biji coklat yang memiliki produksi mencapai 722 ribu ton atau sekitar 18% kebutuhan pasar dunia, namun tingkat konsumsi orang Indonesia masih cukup rendah hanya sekitar 300 gram perkapita, sedangkan negera tetangga kita Malasysia dan Singapura mengkonsumsi sebanyak 1 kg perkapita, apalagi negara Swiss yang bisa mencapai 15 kg perkapita.

#6 Ekspor Kopi Indonesia

Jika kita berbicara soal kopi, orang Indonesia pasti jagonya, kopi di Indonesia adalah salah satu minuman yang paling di gemari, karena kopi itu memiliki harga yang cukup murah di banding dengan minuman yang lain, selain di konsumsi sendiri ternyata Indonesia berhasil mengekspor kopi dengan jumlah yang cukup fantastis yaitu mencapai 430.000 sampai 450.000 ton pertahun dengan nilai mencapai Rp. 1,68 triliun.

Meskipun Indonesia melakukan impor untuk jenis kopi tertentu namun jumlahnya sangat sedikit dan tidak mencapai 1%, orang Indoensia sendiri mengkonsumsi kopi sampai 1,4 kg pertahun, meskipun tidak menjadi yang terbesar didunia, konsumsi kopi orang Indonesia sudah sangat baik dibanding makanan dan minuman yang lain.

#7 Pepaya sampai keluar negeri

Kalau dilihat dari segi ekspornya Indonesia masih tertinggal untuk buah yang satu ini, tapi ada beberapa jenis pepaya yang berhasil di ekspor pleh orang Indonesia, salah satunya adalah pepaya asal Kebumen yang telah mencapai negara Malaysia, Singapura dan Dubai.

Pepaya yang berhasil mereka ekspor adalah pepaya yang telah di kembangkan untuk bisa tumbuh di pasir, para petani asal pantai selatan adalah orang yang memiliki ide tersebut, didaerah sana sering di sebut sebagai potensi pertanian holtikultular.

#8 Ekspor Kelapa indonesia

Setelah banyak sekali hasil pertanian Indonesia menjadi produksi terbanyak di dunia, sekarang giliran kelapa masuk dalam daftar tersebut, mentan juga berniat untuk mendorong produksi kelapa supaya meningkat 0,5 juta ton pertahun sehingga tidak akan bisa di kejar oleh negara lain, sedangkan saat ini produksi kelapa di Indonesia mencapai 18 juta ton pertahun.

#9 Nanas berhasil di ekspor

Meskipun jumlah ekspornya masih sedikit tapi nanas yang berasal dari Indonesia sanggup menyaingi produk international, jumlah ekspor nanas pertahun mencapai 1.000 ton itu merupakan jumlah yang cukup besar, apalagi pemerintah sekarang sedang mengupayakan untuk menambah kuota ekspor nanas menjadi 8.000 ton pertahun.

#10 Buah Naga hasil pertanian Indonesia

Buah yang baru saja mendapatkan namanya di Indonesia, telah menjadi buah yang memiliki potensi ekspor cukup besar, meskipun kita sendiri masih memiliki pesaing dari negara Thailand, Vietnam dan Israel buah naga yang kita hasilkan sangat di sukai oleh orang luar negeri.

Namun hingga saat ini jumlah buah naga yang berhasil di ekspor masih dalam hitungan jari hanya sekitar 200-300 kg perbulan, tapi dengan adanya kerjasama antara Indonesia dengan beberapa negara lain di antaranya China, Iran dan Australia, buah naga yang kita hasilkan kemungkinan akan memiliki jumlah ekspor yang cukup banyak.

Baca Juga : Alasan Indonesia Harus Impor Beras
Tunggu