Alasan Indonesia Impor Beras Dari Negara Lain

Sebenarnya fenomena impor beras itu sudah terjadi cukup lama, bahkan pemerintah Indonesia sejak dulu ingin menghentikan ketergantungan impor beras dari negara lain.


Tapi apapun kebijakannya, pemerintah sampai saat ini masih belum bisa menghentikan ketergantungan tersebut, bahkan baru-baru ini Indonesia telah melakukan impor beras dari negara Thailand.

Hal itu cukup mengejutkan pasalnya Thailand merupakan negara yang tidak begitu luas dibandingkan indonesia, namun jika dihitung luas lahan petani di Indonesia pastinya lebih unggul, tapi kenyataannya untuk kesejahteraan petani Indonesia masih kalah dari negara Thailand.

Jadi kenapa Indonesia harus impor beras dari negara lain, padahal kekayaan negera kita ini seharusnya sudah cukup dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakatnya, berikut adalah alasannya.

Jumlah penduduk


Tidak perlu diragukan lagi karena jumlah penduduk merupakan faktor utama dalam masalah ekonomi, termasuk masalah kebutuhan pokok, tapi kenapa jumlah penduduk mengaharuskan pemerintah untuk impor beras.

Indonesia sendiri menempati posisi ke 4 sebagai negara terpadat didunia dengan jumlah penduduk mencapai 265 juta jiwa, sedangkan luas lahan padi di Indonesia hanya sekitar 14 juta hektar, coba bandingkan dengan negara Thailand dimana jumlah penduduknya hanya sekitar 69 juta jiwa dengan luas lahan padi mencapai 11 juta hektar.

Kalau di hitung 14 juta hektar padi, itu untuk mencukupi 265 juta jiwa, yang pasti dengan jumlah tersebut kebutuhan pangan tidak bakal tercukupi.

Inflasi harga beras


Kalau membahas inflasi pasti kita akan membahas yang namanya teori permintaan, dimana ketika stok barang banyak maka harga akan turun, sedangkan ketika stok barang sedikit maka harga akan naik.

Karena inflasi adalah naiknya harga barang maka teori diatas juga berlaku pada konsumsi beras, jika beras yang berada di Indonesia jumlahnya sedikit dan tidak bisa mencukupi kebutuhan masyarakatnya maka harga beras akan naik, oleh karena itu untuk menanggulangi kenaikan harga beras pemerintah akan mencoba memperbanyak stok dengan cara mengimpor beras dari negara lain.

Mensejahterakan masyarakat


Sebenarnya pemerintah itu ingin menjadikan profesi petani menjadi profesi yang menguntungkan, tapi karena hasil tani itu merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, pemerintah harus mencoba seadil-adilnya kepada petani dan masyarakat umum.

Bentuk keadilan tersebut adalah terjaganya harga beras yang tidak memberatkan pada pembeli dan di lain pihak petani juga bisa untung meskipun keuntungan tersebut tidak terlalu tinggi.

Kalau seandainya petani mendapat harga tinggi bisa saja mereka menjadi orang kaya, namun orang yang tidak menjadi petani akan sengsara karena harga beras tidak terjangkau oleh kalangan umum.
Tunggu