Ulama Jadi Cawapres, Bisa Apa Dia?

Pilpres 2019 mungkin akan menjadi ajang yang sangat sulit bagi semua calon pasangan presiden, karena mereka memiliki visi yang berbeda namun selaras untuk memajukan Indonesia, visi yang saling di unggulkan oleh masing-masing calon presiden itu sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan.


Namun di sayangkan karena pada awal pelantikan dari kedua belah pihak hanya menginginkan cawapres untuk mendulang suara, di Indonesia sendiri cawapres yang bisa mendulang suara adalah dari kalangan ulama, selain memiliki pengikut mereka juga merupakan orang yang sangat di kagumi di Indonesia, apalagi mayoritas agama di Indonesia adalah Islam.

Sebenarnya kalau dilihat dari persepsi umum, ulama itu belum tentu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemerintahan, lantas apa yang akan mereka lakukan jika jadi wakil presiden, padahal memimpin Indonesia itu bukan perkara yang mudah, mereka juga perlu pengetahuan yang cukup luas.

Pengetahuan mereka harus mencakup keberlangsungan sebuah negara bukan hanya masyarakatnya saja, jika wakil presiden tidak tahu tentang negara maka hanya presiden yang akan bekerja, apalagi seorang ulama disini hanya bertugas sebagai mesin pendulang suara.

Wakil presiden yang baik itu harus memiliki sesuatu yang bisa mendukung presidennya, bisa berupa pengetahuan umum tentang ekonomi atau memiliki channel pemimpin dari negara lain, karena tugas presiden dan wakil presiden adalah menggerakan sebuah negara sekaligus masyarakatnya, kalau wakil presiden hanya menguasai satu bidang ilmu saja, dijamin pemerintahan akan kacau.

Pasti kita sudah mengetahui kalau dari salah satu pasangan memiliki wakil presiden seorang ulama. Ulama tersebut adalah KH. Ma'ruf Amin, apakah beliau pantas untuk menjadi wakil presiden, sedangkan Indonesia saat ini mengalami gejolak ekonomi.

Kalau bicara soal ilmu agama kita tidak perlu meragukan beliau, karena beliau adalah seorang ulama yang sudah di akui oleh banyak pihak, sedangkan ilmu lain masih belum diketahui, tapi jika dilihat dari sepak terjangnya beliau memang pantas untuk menjadi wakil presiden karena beliau bukan hanya pandai dalam ilmu agama tapi juga memiliki pengetahuan umum yang cukup luas.
Tunggu