10 Hoax Terbesar dan Terparah di Indonesia, Pemerintah Sampai Turun Tangan

Hoax memang kerap muncul dan membuat bingung masyakat awam, sampai saat ini masih belum jelas apa motivasi mereka untuk menyebarkan hoax, padahal hoax bisa menjadi berbahaya jika tidak di konfirmasi kebenarannya, berikut adalah daftar hoax terbesar di Indonesia hingga pemerintah harus turun tangan demi menguak keasliannya.

1. Orang gila culik anak


Hoaks yang sempat membuat heboh para orang tua itu menyebar mealalui media sosial seperti facebook, twitter dan whatsapp, kabarnya ada penculik anak yang menyamar menjadi orang gila untuk melakukan penculikan, bahkan ada beberapa video yang memperlihatkan tertangkapnya beberapa orang yang diduga sebagai penculik.

Hal tersebut membuat khawatir masyarakat apalagi bagi mereka yang memiliki anak kecil, maka terjadilah penangkapan besar-besaran terhadap orang gila dan pemulung yang hampir terjadi disemua daerah. Mereka yang merasa marah atas tindakan orang gila tersebut akhirnya menghakimi secara brutal tanpa peduli apa yang terjadi sebenarnya.

Bantahan demi bantahan dilakukan untuk meredakan aksi para warga yang sudah kelewatan. Karena dari semua video yang beredar tidak ada satupun pembuktian jika yang ditangkap merupakan komplotan penculik anak melainkan hanya orang gila dan pemulung.

2. Telur palsu


Telur palsu atau telur plastik menjadi heboh lantaran adanya video yang menampilkan beberapa butir telur dengan kondisi yang kaku dan memiliki tekstur seperti plastik, beberapa ciri yang diungkap dalam video tersebut adalah kuning telur yang lembek, putih telur tidak lengket dan cair.

Dengan adanya berita tersebut ditakutkan akan membuat para peternak ayam telur mengalami kerugian, makanya Kementerian Pertanian dan Satgas Pangan segera bergerak untuk mendalami isu tersebut. Setelah adanya penyelidikan yang dilakukan oleh Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Syamsul Ma'arif menegaskan jika isu yang beredar tersebut hanyalah Hoaks.

Ternyata setelah diteliti telur tersebut merupakan telur asli, kemungkinan karena sudah terlalu lama disimpan lebih dari 4 minggu dan ayam petelurnya sedang sakit. Syamsul juga mengatakan kalau telur palsu tidak mungkin dibuat karena hanya akan menelan biaya yang lebih besar daripada telur asli.

3. Garam campur kaca


Jawa Timur merupakan daerah partama yang menerima berita hoaks tentang adanya garam campur kaca. Tapi setelah adanya pemerikasaan oleh Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) yang dilakukan di Surabaya, memperlihatkan jika hasilnya negatif dan kabar tersebut adalah hoaks.

4. Penyerangan Ulama sebagai tanda bangkitnya PKI


Isu penyerangan Ulama oleh orang gila sempat menimbulkan keresahan dimasyarakat, banyak sekali yang menduga jika kasus penyerangan tersebut merupakan ulah dari PKI.

Tapi kemudian hal itu terbantahkan setelah adanya kelompok yang tertangkap yaitu kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA), mereka tersangka dalam kasus penyebaran isu penyerangan Ulama dan bangkitnya PKI, upaya tersebut dilakukan untuk menimbulkan sebuah provokasi dan ketakutan di kalangan masyarakat.

5. Pesawat Citilink hilang kontak


Sempat ada kabar yang menyebutkan jika pesawat Citilink QG 801 rute Semarang-Surabaya mengalami Emergency dan kehilangan kontak pada ketinggian 10.000 ft. Tidak lama kemudian kabar tersebut diklarifikasi oleh pihak maskapai Citilink. VP Corporate Secrety & CSR PT CItilink Indonesia, Ranty Astary Rachman, mengatakan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

Sebenarnya yang terjadi pada pukul 11.13 WIB Airnav Indonesia Semarang menerima sebuah laporan dari CTV801 rute SRG-SUB airbone dan melaporkan telah menangkap sinyal emergency pada frequensi 121.5Mhz dari ketinggian 8000 ft. Jadi bukan pesawat tersebut yang mengalami emergency tapi pesawat yang bertugas menerima sinyal yang sedang bermasalah.

6. konspirasi imunisasi dan vaksin


Imunisasi memang kerap mendapat penolakan oleh segelintir masyarakat, bisa jadi karena adanya informasi yang kurang lengkap dan tidak benar. Namun ada satu hoaks yang menjadi viral yaitu konspirasi penyebaran virus melalui imunisasi dan vaksin. Dalam isu tersebut disebutkan jika imunisasi mengandung sel hewan, virus, darah dan nanah.

Dampaknya sangat luar biasa terhadap pandangan masyarakat tentang imunisasi, karena isu tersebut masyarakat menjadi ragu dan takut untuk memberi imunisasi terhadap anaknya.

7. Kartu nikah dengan 4 foto istri


Kementerian agama telah mengeluarkan kartu nikah gaya baru yang lebih efisien dan akurat daripada yang lama, namun apa yang dilakukan kementerian agama tersebut menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat setelah adanya foto yang beredar viral dan menunjukan sebuah buku kuning berlogo kementerian agama. Didalam buku tersebut ada 4 kolom istri dan 1 kolom suami, lengkap dengan nama dan tanggal nikah di masing-masing kolom istri.

8. Makanan terbakar dari lilin


Tahun 2018 muncul isu adanya zat berbahaya pada serbuk kopi sachet, hal itu diketahui setelah beredarnya sebuah video yang menunjukan seseorang menaburkan serbuk kopi di kobaran api, ternyata api tersebut semakin membesar, bukan hanya kopi saja yang bisa terbakar ternyata ada produk lain yaitu biskuit.

Padahal BPOM sudah memberikan penjelasan di situs resminya, jika produk yang mudah terbakar itu tidak sepenuhnya mengandung lilin, tapi produk yang berpori dan tipis kemungkinan besar memang bisa dibakar, contohnya krupuk, krickers dan makanan ringan.

9. Telephon dan Chat Whatsapp disadap pemerintah


Hoaks yang sempat mendera pada awal pilpres 2019 adalah adanya sebuah broadcast yang mengatakan pemerintah akan memantau semua aktifitas mulai dari telephone dan chat whatsapp, bahkan dalam beritanya menyebutkan jika penyadapan akan dilakukan oleh badan siber dan sandi negara (BSSN).

Padahal info ini sudah di klarifikasi kebenarannya, bahwa pesan broadcast tersebut telah terjadi berkali-kali dan terulang, maka sudah dipastikan ini merupakan hoaks yang dibuat oleh seseorang dengan tujuan tertentu.

10. Jual pulau Bali untuk bayar hutang


Info ini memang tidak masuk akal namun banyak yang mempercayainya, sampai Menteri Keuangan Sri Mulyani angkat bicara, dalam akun twitternya @smindrawati menulis jika berita yang beredar pada tahun 2017 dengan mengatas namakan dirinya yang seolah 'Jika rakyat mengijinkan daerah Bali kita jual untuk bayar hutang'.

Memang link berita tersebut telah hilang, namun masih ada beberapa akun yang sempat mengambil screenshot dan menguploadnya kemedia sosial, bahkan foto yang mengatakan jika pulau Bali akan dijual menjadi ramai dan banyak di share. Menurut Sri Mulyani tidak mungkin pemerintah menjual pulau secara diam-diam, sebab semua proses keungan harus dibahas melalui DPR yang mengacu pada UU APBN.

Nah, diatas merupakan daftar hoax yang pernah menghebohkan Indonesia, ada beberapa hoax yang meyakinkan dan ada juga hoax yang tidak meyakinkan, menurut kalian hoax mana yang sangat bisa dipercaya??, kalau menurut penulis hoax kartu nikah dan makanan terbakar yang paling bisa dipercaya karena disana ada bukti, kalau yang tidak masuk akal iya penjualan pulau Bali, masa pulau sebesar itu bisa dijual tanpa membuat kegaduhan.
Share:

Artikel Lainnya

Memuat...